JENEPONTO,Aliefmedia.co.id – Pejabat Bupati Jeneponto Pimpin Langsungg Upacara memperingati Hari Bela Negara, upacara tersebut dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional, yang diseleng garakan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Jeneponto, Kabupaten Jeneponto, pada Selasa, 17/12/2024.

Pj. Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri, dalam sambutannya, menyampaikan, bahwa Peringatan Hari Bela Negara ke-76 Tahun 2024 ini mengusung tema “Gelorakan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”

Menurutnya bahwa Tema ini mengan dung makna bahwa kita seluruh warga negara Indonesia agar terus mengge lorakan bela negara dengan berkontri busi secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan guna mewujudkan Indonesia maju.

Kontribusi nyata kita haruslah dapat tercermin pula pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, teknologi, pertahanan dan keamanan.”Kata Junaedi.

Peringatan Hari Bela Negara yang kita laksanakan hari ini adalah untuk mengenang perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan negara.

Melalui peristiwa bersejarah yaitu Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948, para pahlawan menunjukkan kegigihan dan usaha mereka untuk merebut kembali Ibu Kota Negara Yogyakarta.

Kota tersebut yang saat itu merupakan simbol pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada masa itu Belanda berhasil menangkap sejumlah tokoh penting di Indonesia, yaitu Presiden Ir. Soekarno, Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Hal ini menyebabkan kekosongan kepemimpinan negara.

Maka dari itu, demi keberlangsungan pemerintahan Indonesia, Presiden Ir. Soekarno menginstruksikan Menteri Kemakmuran, Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di daerah Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Perlu disadari, bahwa perkembangan lingkungan strategis dan geopolitik terkini menunjukkan dinamika yang semakin kompleks dan berpotensi membawa dampak signifikan terhadap keamanan global.

Ketegangan antar negara, pergeseran aliansi, dan meningkatnya persaingan untuk menguasai sumber daya strategis telah menciptakan ketidakpastian. Selain itu, isu-isu seperti konflik regional, perang siber dan perubahan iklim mempengaruhi keamanan internasional.

 “Pertahanan Negara adalah suatu tujuan nasional bangsa kita. Dan tujuan Republik Indonesia adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia, seluruh keselamatan bangsa, seluruh kekayaan bangsa, dan seluruh masa depan bangsa. Dan itu hanya bisa dijamin oleh pertahanan yang kuat”.

Upacara peringatan Hari Bela Negara, turut di hadiri Sekda Kabupaten Jeneponto, Kabag Log Polres Jeneponto, Ketua Pengadilan Negeri Jeneponto, Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Kasubsi II Intelijen Kejari Jeneponto, sejumlah pejabat dan ASN Pemkab Jeneponto. (Tim Liputan AMN)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *