Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kemampuan bela diri prajurit terus diasah melalui latihan pencak silat militer (PSM) yang dilaksanakan oleh Koramil jajaran Kodim 1425/Jeneponto, Selasa, 29 September 2026.
Latihan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemampuan prajurit TNI-AD agar semakin terampil menghadapi situasi yang membutuhkan penguasaan teknik bela diri.
Prajurit TNI melaksanakan latihan di Koramil masing-masing dengan mempraktikkan berbagai teknik dasar pencak silat militer secara terarah.
Gerakan latihan dilakukan dengan memperhatikan ketepatan teknik, kecepatan, keseimbangan, serta kemampuan mengendalikan gerakan dalam menghadapi lawan.
Latihan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan melakukan gerakan, tetapi juga membentuk ketangkasan dan penguasaan teknik secara konsisten.
Pengulangan setiap materi menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh dapat dikuasai dengan baik dan diterapkan sesuai kebutuhan tugas.
Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto menyampaikan bahwa latihan PSM merupakan bagian dari pembinaan kemampuan prajurit yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Latihan pencak silat militer menjadi salah satu materi yang penting bagi prajurit. Kemampuan bela diri perlu terus dilatih agar teknik yang dimiliki semakin terarah, terampil, dan dikuasai dengan baik,” ujar Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan latihan diarahkan untuk meningkatkan penguasaan teknik sekaligus membentuk kesiapan fisik prajurit.
Konsistensi latihan menjadi faktor penting dalam mempertahankan dan meningkatkan kemampuan perorangan.
“Prajurit tidak cukup hanya memahami gerakan, tetapi harus mampu menguasainya melalui latihan yang berulang dan terukur. Karena itu, setiap latihan harus dilaksanakan dengan kesungguhan dan mengikuti materi yang diberikan,” jelasnya.
Latihan pencak silat militer di Koramil jajaran Kodim 1425/Jeneponto menjadi bagian dari upaya menjaga keterampilan prajurit agar tetap terasah.
Melalui latihan yang rutin, kemampuan bela diri, ketangkasan, serta kesiapan prajurit TNI-AD dapat terus dipelihara dan dikembangkan.
(IRFAN)


