Takalar, Aliefmedia.co.id – Upaya mendukung pertanian ramah ling kungan serta meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang pertanian, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar melaksanakan Seminar Program Kerja Pembuatan Pestisida Nabati di Dusun Bontojai, Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Acara tersebut dihadiri sekitar 30 orang petani dan masyarakat setempat, Minggu (13/9/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kalukuang H. Haeruddin Buang Hs, Babinsa Desa Kalukuang Serda Kamaruddin, Kepala Dusun Bontojai Baco Dg. Sikki, Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, serta para petani dan warga masyarakat.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan dua pemateri, yakni Fadila dan Hilda, yang memberikan edukasi mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama tanaman secara aman dan ramah lingkungan.
Fadila menjelaskan bahwa pestisida nabati dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan masyarakat, seperti daun pepaya, daun sirsak, sereh, bawang putih, dan air.
Menurutnya, penggunaan pestisida nabati menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pestisida kimia.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi pengetahuan kepada masyarakat bahwa bahan-bahan alami yang tersedia di sekitar kita dapat dimanfaatkan sebagai pestisida yang efektif dan lebih aman bagi lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Hilda memaparkan tahapan pembuatan pestisida nabati mulai dari persiapan bahan, penghalusan, perendaman selama 24 jam, penyaringan, pengenceran, hingga cara pengaplikasiannya pada tanaman.
“Kami berharap masyarakat dapat mempraktikkan secara langsung pembuatan pestisida nabati ini sehingga dapat membantu mengendalikan hama tanaman dengan biaya yang lebih terjangkau dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” imbuhnya.
Babinsa Desa Kalukuang, Serda Kamaruddin, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat, khususnya para petani.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan wawasan dan keterampilan kepada masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga mempererat sinergitas antara mahasiswa, pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Kalukuang, H. Haeruddin Buang Hs, juga menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian sehari-hari sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan tentang pemanfaatan bahan-bahan alami sebagai pestisida nabati, memahami tahapan pembuatannya, serta mening katkan kesadaran akan pentingnya penggunaan alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan.
Selain itu, kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan silaturahmi dan sinergitas antara pemerintah desa, Babinsa, mahasiswa KKN, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Desa Kalukuang.
Reporter: ASRUDDIN JANGGA


