Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kobaran api melahap lahan tebu seluas kurang lebih satu hektare di Lingkungan Maccini Baji, Kelurahan Bulujaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Selasa, 1/9/2026.
Api dengan cepat menjalar di antara tanaman tebu yang kering sehingga membuat proses pemadaman harus dilakukan secara bersama-sama.
Babinsa Kodim 1425/Jeneponto, Sertu Arifuddin, bersama prajurit Yonif 726/Tamalatea, personel Damkar, serta warga setempat turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Mereka berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke area perkebunan maupun lahan milik warga yang berada di sekitar titik kebakaran.
Hingga proses pemadaman dilakukan, penyebab munculnya api belum diketahui secara pasti. Petugas dan warga terus melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.
Babinsa Kodim 1425/Jeneponto Sertu Arifuddin mengatakan, pihaknya bersama unsur terkait langsung bergerak setelah mengetahui adanya kebakaran lahan tebu di wilayah binaannya. Menurutnya, kondisi tanaman tebu yang cukup kering membuat api mudah merambat sehingga diperlukan penanganan cepat.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi dan bersama prajurit Yonif 726/Tamalatea, Damkar serta warga berupaya memadamkan api. Yang utama adalah mencegah kobaran api meluas ke lahan dan permukiman di sekitar lokasi,” ujar Sertu Arifuddin.
Ia menambahkan, setelah api berhasil dikendalikan, pihaknya bersama warga tetap melakukan pemantauan dan pendinginan. Sertu Arifuddin juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat kondisi lahan kering, serta segera melaporkan apabila melihat titik api untuk mencegah kebakaran meluas.
Sementara itu, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam penanganan kebakaran merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus mempercepat penanganan bencana di wilayah. Sinergi antara TNI, Damkar dan masyarakat dinilai sangat penting ketika kebakaran terjadi di area terbuka.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih ketika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat. Kolaborasi dengan Yonif 726/Tamalatea, Damkar dan warga menjadi kekuatan bersama untuk mengendalikan kebakaran agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” kata Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
Dandim mengapresiasi kesigapan seluruh personel dan warga yang ikut membantu proses pemadaman. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih pada kondisi tanaman dan vegetasi yang mudah terbakar. Penyebab kebakaran tersebut masih dalam penanganan dan belum dapat dipastikan.
(Pendim 1425/Jeneponto)


