Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Babinsa Koramil 03/Tamalatea Kodim 1425/Jeneponto Sertu Lukman bersama warga berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas kurang lebih 1 hektare milik Ibu Hasniah, di Dusun Bontojai, Desa Bontojai, Kec. Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Senin 31/8/2026 sore.
Api muncul tiba-tiba di tengah cuaca panas dan angin kencang. Mobil pemadam kebakaran tidak bisa masuk karena jalan menuju lokasi sempit dan berbatu.
Tanpa menunggu lama, Sertu Lukman langsung mengajak warga memadamkan api dengan peralatan seadanya. Mereka menggunakan ranting, karung basah, dan ember berisi air untuk menghentikan laju api agar tidak menyebar ke kebun dan rumah warga.
Dengan kerja sama yang kompak, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 1 jam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk penyebab kebakaran sendiri masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Saat ditemui, Sertu Lukman menceritakan kejadian tersebut, Saya dapat laporan dari warga. Pas saya sampai, apinya sudah besar dan anginnya kencang. Kalau kami terlambat sedikit bisa menyebar ke rumah warga. Karena mobil pemadam tidak bisa masuk, kami putuskan padamkan pakai cara manual bersama warga.
“Caranya kami buat garis pemisah dari tanah dan rumput, lalu siram bagian pinggir api dengan air. Tujuannya supaya api tidak merembet ke mana-mana. Alhamdulillah warga langsung turun membantu. Ini bukti kalau kita kompak, pekerjaan berat jadi ringan.” terangnya.
Sertu Lukman juga menyampaikan rasa bangga dengan semangat warga Bontojai. Sebagai Babinsa, saya harus paling depan saat warga butuh bantuan. Tugas kami bukan hanya jaga keamanan, tapi juga membantu warga saat ada musibah seperti ini.
“Saya imbau kepada seluruh masyarakat, apalagi sekarang musim kemarau. Jangan bakar sampah saat angin kencang, dan jangan buang puntung rokok sembarangan di lahan kering. Hal kecil bisa menyebabkan kebakaran besar.”
Ke depan kami akan lebih sering patroli ke daerah rawan. Kami juga akan koordinasi dengan pemerintah desa untuk sosialisasi ke warga. Kalau melihat ada asap atau api kecil, segera lapor ke Babinsa atau aparat desa. Jangan tunggu apinya besar,” ujar Sertu Lukman.
(Pendim 1425/Jeneponto)


