Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Kodim 1425/Jeneponto memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan BPBD Kabupaten Jeneponto dalam simulasi penanganan dan pemadaman kebakaran.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi latihan teknis, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan langkah antarinstansi ketika menghadapi kondisi darurat di lapangan, Senin, 31/8/2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian materi singkat oleh personel Damkar mengenai cara memfungsikan mobil pemadam, termasuk pengoperasian peralatan dan teknik penggunaan selang serta penyemprotan air.
Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik di Halaman Makodim 1425/Jeneponto sebelum seluruh peserta bergerak menuju sekitar Hutan Kota Kabupaten Jeneponto untuk melaksanakan simulasi pemadaman kebakaran secara langsung.
Salah satu anggota Damkar Kabupaten Jeneponto, Rizki Budiman, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap fungsi dan pengoperasian kendaraan pemadam menjadi bagian penting sebelum personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran.
“Dalam penanganan kebakaran, personel harus memahami cara kerja kendaraan dan peralatan yang digunakan. Dengan latihan seperti ini, setiap unsur dapat mengetahui apa yang harus dilakukan saat berada di lokasi kejadian,” jelasnya.
Sementara itu, Danton TRC BPBD Kabupaten Jeneponto, Mardianto, mengatakan simulasi bersama menjadi langkah penting untuk membangun koordinasi antarpersonel, khususnya ketika penanganan kebakaran membutuhkan dukungan dari berbagai unsur.
“Yang kita bangun dalam kegiatan ini bukan hanya kemampuan memadamkan api, tetapi bagaimana setiap unsur bisa bergerak sesuai tugasnya dan saling mendukung ketika terjadi keadaan darurat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi di lapangan tidak selalu dapat diprediksi sehingga kesiapan personel dan komunikasi yang baik harus terus dilatih.
Melalui simulasi tersebut, masing-masing unsur diharapkan semakin memahami pola penanganan ketika kebakaran terjadi di kawasan yang membutuhkan respons cepat.
Pasi Ops Kodim 1425/Jeneponto, Kapten Inf Muh. Amin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan Kodim 1425/Jeneponto dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla bersama instansi terkait.
“Karhutla bukan persoalan yang dapat ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan koordinasi, kesiapan personel dan kemampuan untuk bergerak cepat. Karena itu, latihan bersama seperti ini sangat penting untuk menyatukan langkah sejak sebelum terjadi kejadian,” kata Kapten Inf Muh. Amin.
Ia menambahkan, simulasi juga menjadi sarana untuk mengukur kesiapan masing-masing unsur sekaligus memastikan koordinasi dapat berjalan efektif saat menghadapi situasi sebenarnya.
Dengan latihan yang dilakukan secara bersama, setiap personel diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya di lapangan.
“Kita ingin ketika terjadi kebakaran, tidak ada lagi keraguan dalam bertindak. Semua sudah mengetahui tugasnya, tahu siapa yang harus dikoordinasikan, dan dapat bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak meluas,” tegasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)


