Bantaeng,Aliefmedia.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu bertajuk “Sosialisasi Pemanfaatan MOL (Mikroorganisme Lokal) untuk Meningkatkan Kesuburan Lahan Pertanian”
Acara tersebut berlangsung di Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.19 Juli 2026 lalu.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan mikroorganisme lokal sebagai alternatif untuk memperbaiki kesuburan tanah secara ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Imma, mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah Universitas Hasanuddin, menyampaikan materi mengenai pengertian MOL, manfaatnya bagi tanah dan tanaman, serta cara pembuatannya menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
“MOL merupakan sumber mikro organisme alami yang dapat membantu mempercepat penguraian bahan organik, meningkatkan aktivitas mikroba tanah, serta memperbaiki kesuburan lahan sehingga mendukung pertumbuhan tanaman,” jelas kata Imma.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan MOL. Peserta diperlihatkan tahapan pencampuran bahan, proses fermentasi, hingga cara penggunaan MOL pada lahan pertanian.
Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mencoba langsung proses pembuatannya.
Kepala Desa Pattaneteang mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan lokal sebagai solusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan para petani sehingga kesuburan lahan dapat terus terjaga dengan memanfaat kan sumber daya yang tersedia di sekitar,” ujar Kepala Desa Pattaneteang.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap agar masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan lahan secara berkelanjutan melalui pemanfaatan Mikroorganisme Lokal (MOL), sehingga mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung hasil pertanian yang lebih optimal.
Penulis : Imma, Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Program Studi Ilmu Tanah Universitas Hasanuddin.
(Aswan Nur,Biro AMN Bantaeng)


