Takalar, Aliefmedia.co.id – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) mempercayakan UPT SMA Negeri 5 Takalar sebagai tuan rumah pelaksanaan Program Penguatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (PMKKA), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan guru dan kepala sekolah menghadapi transformasi pembelajaran di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Kegiatan yang berlangsung di ling kungan UPT SMA Negeri 5 Takalar tersebut diikuti seluruh kepala SMA se-Kabupaten Takalar bersama guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Biologi, dan Ekonomi. Selama kegiatan, para peserta mengikuti diskusi, berbagi praktik baik, hingga menyusun strategi pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPT SMA Negeri 5 Takalar, Andi Baso Nurdin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BBGTK yang menunjuk sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
“Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi seluruh keluarga besar UPT SMA Negeri 5 Takalar untuk terus meningkatkan pelayanan dan mendukung setiap program peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai mampu meningkatkan kompetensi profesional guru, memper kuat kolaborasi antarsekolah, serta mendorong lahirnya inovasi pembelaja ran yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Takalar.
Secara terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Takalar, Drs. H. Abdullah, M.M., memimpin rapat koordinasi para kepala sekolah yang berlangsung di ruang guru UPT SMA Negeri 5 Takalar.
Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola sekolah, peningkatan kualitas manajemen pendidikan, serta penyusunan berbagai program strategis untuk memajukan pendidikan menengah di Kabupaten Takalar.
Pelaksanaan PMKKA, MGMP, dan MKKS secara bersamaan menjadi bukti komit men BBGTK dalam mempercepat transformasi pendidikan melalui kolaborasi yang kuat antara kepala sekolah dan guru.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan setiap peserta mampu mengimplemen tasikan hasil kegiatan di sekolah masing-masing sehingga proses pembelajaran semakin inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) sebagai bagian dari ekosistem pendidikan modern.
Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
Laporan: Asruddin Jangga


