Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Harapan masyarakat untuk kembali menikmati akses yang aman dan nyaman kini semakin nyata. Pembangunan Jembatan Beton Garuda Merah Putih di Sungai Mataparallu, wilayah teritorial Kodim 1425/Jeneponto, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Sabtu (1/8/2026), progres pembangunan telah mencapai 83 persen.
Jembatan yang menghubungkan Desa Samataring dengan Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto tersebut menjadi salah satu infrastruktur strategis yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat.
Kehadirannya bukan hanya mempersingkat jarak tempuh, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas pendidikan, perekonomian, dan pelayanan masyarakat.
Sejak dimulai, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas konstruksi. Kolaborasi antara personel TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap tahapan pekerjaan sehingga progres pembangunan terus mengalami peningkatan.
Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, mengatakan bahwa capaian progres sebesar 83 persen merupakan hasil dari kerja keras seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pembangunan.
Menurutnya, setiap tahapan diselesaikan dengan penuh tanggung jawab agar hasil pembangunan benar-benar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dandim menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih bukan semata mengejar target penyelesaian, tetapi juga memastikan setiap pekerjaan memiliki mutu yang baik sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Karena itu, pengawasan terhadap setiap proses terus dilakukan secara maksimal.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan wujud nyata perhatian Presiden Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Infrastruktur yang baik diyakini akan menjadi penggerak tumbuhnya aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hingga mencapai 83 persen juga tidak terlepas dari semangat gotong royong dan dukungan masyarakat yang terus hadir sejak awal pekerjaan dimulai. Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih baik ketika seluruh elemen memiliki tujuan yang sama.
“Kami optimistis pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dapat diselesaikan sesuai target. Yang kami bangun bukan hanya sebuah jembatan, tetapi akses kehidupan masyarakat.”
Ketika jembatan ini telah difungsikan, kata Dandim, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh warga, mulai dari kemudahan transportasi, kelancaran distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan pelayanan masyarakat yang semakin baik.
Itulah komitmen TNI AD melalui Kodim 1425/Jeneponto untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
(Pendim 1425/Jeneponto)


