Oplus_0
Jeneponto,aliefmedia.co.id – Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus menunjuk kan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas sejak usia dini.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi Literasi Hukum, Perlindungan Anak, dan Penerapan Pendidikan Anti Korupsi (PAK) Berbasis Kurikulum Satuan PAUD yang diseleng garakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto sebagai implementasi inovasi PAUD “MABBAJI KI”.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Guru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto (28/07) tersebut, dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, SE,
Giat tersebut mengangkat tema, “Membangun Ekosistem PAUD yang Berintegritas, Aman, Inklusif, Transparan, dan Bebas Gratifikasi melalui Keteladanan Pendidik.”
Bunda PAUD Kabupaten Jeneponto dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak masa usia dini atau golden age.
Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan integritas tidak cukup diajarkan melalui teori, tetapi harus diwujudkan melalui keteladanan para pendidik dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan Anti Korupsi dan literasi hukum tidak bisa diajarkan hanya melalui teori.”
Kuncinya adalah keteladanan pendidik dalam menanamkan nilai-nilai karakter secara konsisten.
” Kita ingin membangun ekosistem PAUD yang benar-benar aman, ramah anak, inklusif, transparan, serta bebas dari segala bentuk gratifikasi maupun pungutan yang tidak sesuai ketentuan,” ucap Hj. Salmawati Paris.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Seksi PAUD Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Salahuddin Al Ayyubi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 55 satuan PAUD dari seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.
Salahuddin Al Ayyubi menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program strategis daerah yang telah dirancang secara berkelanjutan dan dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Seksi PAUD Bidang PAUD dan PNF Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan karakter sejak usia dini.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Agus Rizal DM, mengatakan bahwa inovasi “MABBAJI KI” dirancang untuk mengintegrasikan sembilan nilai karakter utama ke dalam Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dan seluruh aktivitas pembelajaran di satuan PAUD.
“Melalui inovasi ini, kami berharap 55 satuan PAUD yang menjadi sasaran program dapat menjadi model atau percontohan lembaga PAUD yang berintegritas.
Nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, gotong royong, dan budaya antikorupsi diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat pada diri anak sejak usia dini,” bebernya.
Melalui inovasi “MABBAJI KI”, Pemerintah Kabupaten Jeneponto memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh pemang ku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, transparan, dan berintegritas.
Program ini tentu diharapkan dapat menjadi fondasi dalam mencetak generasi Jeneponto yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, taat hukum, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai inovasi di sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan daerah yang berorien tasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Laporan: Ahmad Yani AMN


