Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Sebagai langkah menjaga fungsi sarana lingkungan yang digunakan masyarakat sehari-hari, Babinsa Koramil 03/Tamalatea Kodim 1425/Jeneponto Serka Nurdin bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran air di Dusun Borongkeloro, Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Selasa, 16/6/2026.
Dengan membawa peralatan seadanya, warga bersama Babinsa membersihkan rumput liar, sampah, serta endapan tanah yang menumpuk di sepanjang saluran. Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan dan menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum di lingkungannya.
Serka Nurdin mengatakan bahwa menjaga saluran air tetap bersih merupakan bagian dari upaya merawat sarana pendukung aktivitas masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian sebagian besar warga.
“Merawat lingkungan tidak harus menunggu terjadi permasalahan. Justru melalui kerja bakti seperti ini, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah pencegahan sekaligus menjaga agar fasilitas yang ada tetap berfungsi sebagaimana mestinya,” ujar Serka Nurdin.
Menurutnya, budaya gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat perlu terus dijaga karena menjadi salah satu kekuatan dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan bersama di desa.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga yang selalu hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun lingkungan yang lebih baik dan harmonis,” tambahnya.
Salah satu petani, Dg Gassing, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menilai kerja bakti tidak hanya memberikan manfaat terhadap lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga yang selama ini terjalin dengan baik.
Danramil 1425-03/Tamalatea Kapten Inf Marzuki mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kerja bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Babinsa harus mampu menjadi penggerak dan mitra masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bersama. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan dapat memotivasi warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” kata Kapten Inf Marzuki.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kerja bakti merupakan cerminan kehidupan masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai gotong royong sebagai warisan budaya bangsa.
“Ketika masyarakat bersatu dalam satu tujuan yang sama, berbagai pekerjaan akan terasa lebih ringan. Nilai kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara karena menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)

