JENEPONTO, Aliefmedia.co.id – Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Abdul Muthalib Tallasa, menyampaikan laporan hasil pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1425/Jeneponto.
Acara tersebut dihadiri oleh Darem 141 Toddopuli beserta rombongan,Wabup Jeneponto Islam Iskandar beserta Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Camat Arungkeke,Sekcam Batang, Para Danramil jajaran Dandim 1425 Jeneponto dan undangan lainnya.
Kegiatan TMMD tersebut dilaksanakan berdasarkan surat perintah Pangdam XIV/Hasanuddin tentang perencanaan dan persiapan rangkaian kegiatan penutupan TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Program ini merupakan bagian dari program kerja Kodim 1425/Jeneponto bidang teritorial tahun anggaran 2026 yang bertujuan membantu percepatan pembangunan di daerah, memperkuat ketahanan wilayah, serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pelaksanaan TMMD berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan lokasi kegiatan di desa Arungkeke Pallantikang kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto.Kamis 21 Mei 2026
Dalam laporannya, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Abdul Muthalib Tallasa menyampaikan bahwa sasaran fisik TMMD berhasil diselesaikan 100 persen, meliputi:
Pengerjaan jalan sepanjang 1100 meter; Rehabilitasi rumah sebanyak 5 unit, Sumur bord 5 unit, Pembuatan bak air sebanyak 5 unit; dan Pembuatan papan nama/prasasti sebanyak 1 unit.
Selain sasaran fisik, TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan pertanian, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Kegiatan TMMD ke-128 ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat yang secara bersama-sama bergotong royong menyukseskan seluruh program yang telah direncanakan.
Ditempat yang sama Danrem 141/Toddopuli dalam sambutannya mengatakan bahwa program TMMD merupakan implementasi tugas TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia tentang TNI.
Danrem juga menyampaikan bahwa pada pelaksanaan TMMD kali ini juga terdapat program unggulan Kasad berupa penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Selain itu, sasaran nonfisik difokuskan untuk memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa maupun konflik sosial melalui berbagai penyuluhan, seperti hukum, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kesehatan, pertanian, peternakan, hingga penggu naan media sosial secara bijak.
“Saya berharap hasil program TMMD ini dapat menjadi pendorong semangat masyarakat agar lebih maju dan berkembang, baik dari segi ekonomi maupun kehidupan sosial kemasya rakatan,” ujarnya.
Danrem juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, serta kemanunggalan TNI dan rakyat demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di akhir sambutannya, Danrem menyampai kan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke-128.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat atas dedikasi serta kerja keras dalam menyukseskan kegiatan TMMD ini,” tuturnya.
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, pada Rabu, 21 Mei 2026 pukul 09.25 WITA, TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026 secara resmi dinyatakan ditutup. (AMN)

