Jeneponto , Aliefmedia.co.id – Perlahan namun pasti, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto bersama masyarakat mulai membentangkan harapan di Dusun Bontote’ne, Desa Arpal, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Sabtu, 2/5/2026.
Jalan rabat beton yang dikerjakan secara gotong royong kini telah mencapai sekitar 300 meter dari total target 1.100 meter. Setiap meter yang terbangun menjadi bukti nyata hadirnya perubahan bagi warga.
Di lapangan, personel Satgas TMMD yang terdiri dari TNI, Polri dan dibantu masyarakat terus bekerja dalam kebersamaan, menyelesaikan setiap tahapan pembangunan dengan penuh semangat.
Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pengerjaan jalan yang akan menjadi akses vital penghubung antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba.
Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa selaku Dansatgas TMMD ke-128, menyampaikan bahwa capaian progres tersebut merupakan hasil dari sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat di lokasi kegiatan.
“Alhamdulillah, hingga saat ini pembangunan jalan rabat beton sudah mencapai sekitar 300 meter. Ini adalah hasil kerja bersama antara personel Satgas dan masyarakat yang terus bergotong royong di lapangan,” ujarnya.
Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa percepatan pembangunan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas agar jalan yang dibangun dapat bertahan dalam jangka panjang.
“Kami terus mendorong percepatan pengerjaan, namun kualitas tetap menjadi prioritas. Jalan ini harus kokoh dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini memiliki peran strategis dalam membuka akses antar desa yang selama ini terbatas.
“Jalan ini menjadi penghubung antara Desa Arpal dan Desa Camba-camba. Dengan akses yang lebih baik, mobilitas warga akan semakin lancar dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Dansatgas TMMD juga mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat yang turut mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Kebersamaan ini yang membuat pekerjaan dapat berjalan optimal,” pungkasnya.(AMN)
