Takalar, Aliefmedia.co.id — Puluhan warga Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, menggelar aksi demonstrasi di depan kantor desa pada hari ini. 28 april 2026

Aksi tersebut diwarnai pembakaran ban bekas serta pengibaran spanduk bertuliskan

“Masyarakat Laikang Menolak Pembangunan Pelabuhan dan Kawasan Industri di Kabupaten Takalar.”

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi hari itu, massa secara bergantian menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara.

Mereka menegaskan penolakan terhadap rencana pembangunan pelabuhan dan kawasan industri yang dinilai akan mengancam keberlang sungan hidup masyarakat setempat.

“Kami hidup dari laut. Kalau ini dibangun, kami mau makan apa?” teriak salah satu orator di tengah kerumunan warga.

Mayoritas warga Desa Laikang meng gantungkan hidup sebagai nelayan dan petani rumput laut.

Mereka khawatir proyek tersebut akan merusak ekosistem pesisir, yang selama ini menjadi sumber utama mata penca harian.

Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengawalan aparat kepolisian dari Polsek Mangarabombang.

Petugas tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Namun, dalam aksi tersebut, Kepala Desa Laikang tidak terlihat hadir untuk menemui massa.

Hal ini sempat memicu kekecewaan dari warga yang berharap adanya dialog langsung dengan pemerintah desa.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dengan situasi relatif terkendali. Warga menegaskan akan terus menyuarakan penolakan mereka hingga ada kejelasan dari pihak terkait mengenai rencana pembangunan tersebut.

Laporan : Faisal Muang

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *