TAKALAR, Aliefmedia.co.id — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Takalar. Siswi SMA Negeri 5 Takalar, Resky Nurul Islamiah S, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 Lomba Video Kultum Islami dalam ajang I-GIFT (Islamic Generation Festival Talent) yang digelar Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
Ajang bergengsi tingkat Sulawesi Selatan ini diikuti pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat dari berbagai daerah. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berdakwah melalui media digital yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam kompetisi itu, Resky yang merupakan siswi kelas XI.3 tampil memukau lewat video kultum Islami yang sarat pesan moral, inspiratif, dan dikemas secara komunikatif. Penampilan nya berhasil mencuri perhatian dewan juri hingga mengantarkannya meraih posisi runner-up.
Berdasarkan berita acara penilaian yang ditetapkan pada 7 April 2026, karya Resky memperoleh skor 376 poin. Penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kualitas isi dakwah, kreativitas konsep, penyampaian pesan, hingga kualitas visual video.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Takalar mampu bersaing dan tampil unggul di tingkat regional, bahkan di tengah persaingan ketat peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Plt. Kepala SMA Negeri 5 Takalar, Murniati, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa bangga atas capaian siswinya tersebut.
Menurutnya, prestasi Resky adalah buah dari kerja keras, semangat belajar, dan dukungan sekolah dalam mendorong potensi siswa di berbagai bidang.
“Ini kebanggaan besar bagi sekolah kami. Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa SMA Negeri 5 Takalar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berprestasi dalam bidang kreativitas dan dakwah digital,” ujarnya.
Sementara itu, Resky yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS SMA Negeri 5 Takalar, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai kemenangan ini bukan sekadar soal trofi, tetapi juga proses belajar untuk terus berkembang.
“Bagi saya, ini pengalaman berharga. Saya ingin terus belajar membuat karya yang bermanfaat, terutama menyampai kan pesan-pesan Islami yang dekat dengan generasi muda,” ungkap Resky.
Ajang I-GIFT sendiri dikenal sebagai salah satu festival pelajar bergengsi yang tidak hanya mengasah kemampuan non-akademik, tetapi juga menjadi wadah lahirnya generasi muda yang kreatif, religius, dan berdaya saing.
Keberhasilan Resky diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lain di Takalar maupun Sulawesi Selatan untuk terus berkarya, berani tampil, dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
laporan : Asruddin Jangga
