Jeneponto,Aliefmedia.co.id —Sekretaris TP PKK Kabupaten Jeneponto, Andi Inda Sunarti, SE., MM., didampingi oleh Ibu Plt. Ketua TP PKK Kecamatan Arungkeke, menyerahkan paket penanggulangan bagi ibu hamil dan balita yang mengalami permasalahan gizi, meliputi Kekurangan Energi Kronis (KEK), stunting, dan underweight.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Arungkeke pada hari Kamis, 9 April 2026, pukul 10.25 WITA, dan dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, kader PKK, tenaga kesehatan, serta masyarakat penerima manfaat.

Dalam arahannya, Sekretaris TP PKK Kabupaten Jeneponto menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen TP PKK dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Jeneponto.

Ia pun menegaskan pentingnya peran semua pihak, mulai dari keluarga, kader PKK, hingga tenaga kesehatan, dalam memberikan perhatian khusus terhadap ibu hamil dan balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.

“Penanganan masalah gizi tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama. ” Ujarnya

” Kami pun berharap bantuan ini tidak hanya dimanfaatkan dengan baik, tetapi juga menjadi pemicu kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang seimbang,”

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada para kader PKK agar terus aktif melakukan pendampingan, edukasi, serta pemantauan terhadap kondisi ibu hamil dan balita di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Camat Arungkeke Ramis,SP, M.AP, dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TP PKK Kabupaten Jeneponto atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Arungkeke.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting dan mening katkan kesejahteraan masyarakat.”

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata TP PKK Kabupaten Jeneponto. Pemerintah kecamatan siap mendukung penuh program ini melalui koordinasi dengan desa/kelurahan, tenaga kesehatan, serta kader PKK agar penanganan masalah gizi dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga asupan gizi anak serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan seperti posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak.bebernya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan paket bantuan secara simbolis kepada ibu hamil dan balita yang menjadi sasaran program, serta sesi dokumentasi bersama.

(Redaksi AMN)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *