Oleh : Sunandar Soltan
Ketika anggaran dana desa dipangkas lebih dr 50%, utk jaminan KDMP, lalu muncul pertanyaan kritis : Apakah jabatan kepala desa masih “semenarik” itu?
Dana desa selama ini menjadi…..
Sumber utama pembangunan desa
dan Instrumen program sosial & ekonomi, Ruang kebijakan bagi kepala desa
Jika anggaran dipangkas….Ruang gerak kekuasaan ikut menyempit
Tapi Kenapa masih akan tetap diperebutkan ?
Karena jabatan kepala desa bukan hanya soal anggaran, tapi juga:
• Kekuasaan administratif
• Pengaruh sosial & politik di desa
• Kontrol atas kebijakan dan aset desa
Artinya…kekuasaan tidak selalu identik dengan besar kecilnya anggaran.
Resiko yang Harus Diwaspadai….Ketika dana berkurang tapi ambisi tetap tinggi:
• Potensi penyalahgunaan wewenang
• Konflik kepentingan
• Perebutan jabatan yang tidak sehat
Seharusnya……..Jabatan kepala desa adalah amanah pelayanan, bukan “kursi kekuasaan”
Dengan atau tanpa dana besar:
Fokusnya tetap pada kesejahteraan masyarakat, Bukan sekedar pada akses terhadap anggaran.
Jika kursi kades tetap diperebutkan meski dana dipangkas, maka, Yang diperebutkan bukan sekadar anggaran, tapi kekuasaan itu sendiri
Desa butuh pemimpin, bukan penguasa.
Sunandar soltan.
