Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Komandan Kodim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa bersama Kabid Bina Marga Pemkab Jeneponto dan perwakilan Dinas PTSP Kabupaten Jeneponto turun langsung ke lapangan guna memetakan rencana sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Arungkeke Pallantikang, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Kamis (26/3/2026), sebagai bagian dari langkah awal menyusun program pembangunan yang tepat guna dan berdampak nyata.

Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Danramil 1425-05/Batang Kapten Arh Muhtar, Pasi Ter Kodim 1425/Jeneponto Lettu Cba Hasanuddin, Danunit Intel Kodim 1425/Jeneponto Letda Arh Elmah Dawenan, Bati Bakti, Bati Puanter, Babinsa Desa Arungkeke Pallantikang, serta Kepala Dusun setempat.

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan kuatnya kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam merancang pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.

Peninjauan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang direncanakan menjadi sasaran fisik TMMD, mulai dari akses jalan hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Selain melihat kondisi riil di lapangan, kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi strategis guna menyatukan persepsi antarinstansi, sehingga program yang dirancang dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Saat dikonfirmasi, Dandim 1425/Jeneponto menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam tahap perencanaan merupakan kunci utama keberhasilan TMMD.

Menurutnya, sinergi yang terbangun tidak hanya memperkuat perencanaan, tetapi juga memastikan setiap program benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Ia menambahkan, turun langsung ke lokasi merupakan langkah penting untuk menghindari kesalahan dalam menentukan prioritas pembangunan.

Dengan melihat kondisi sebenarnya, setiap program yang disusun diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.

Oleh karena itu, seluruh prosesnya dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Melalui peninjauan ini, kami ingin memastikan bahwa rencana TMMD ke-128 benar-benar matang, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan pemerintah daerah, kami optimis program ini akan menjadi motor penggerak pembangunan desa,” tegasnya.

(Pendim 1425/Jeneponto)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *