Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Komitmen menjaga stabilitas pangan daerah terus diperkuat jajaran Kodim 1425/Jeneponto. Selasa (3/3/2026), Babinsa Kodim 1425/Jeneponto turun langsung ke sawah bersama para petani untuk melaksanakan pemantauan perkembangan tanaman padi di wilayah binaan.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pengecekan kondisi pertumbuhan tanaman, mulai dari tinggi batang, warna daun, hingga kondisi pengairan.
Babinsa juga berdiskusi dengan petani terkait langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca dan potensi serangan hama yang dapat memengaruhi produktivitas.
Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung program swasembada pangan.
Selain memberikan motivasi, pendampingan ini juga memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mengelola sektor pertanian secara berkelanjutan.
Dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian merupakan langkah strategis untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani. Dengan pemantauan langsung, setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara cepat dan tepat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung produktivitas pertanian.
“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar hasil panen terus meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim berharap pendampingan yang dilakukan Babinsa dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.
“Kami akan terus mendorong Babinsa aktif melakukan pendampingan mulai dari masa tanam hingga panen. Harapannya, produktivitas lahan semakin optimal dan kesejahteraan petani di Jeneponto semakin baik,” tutup Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.
Dengan langkah nyata tersebut, Kodim 1425/Jeneponto menunjukkan komitmennya dalam mengawal pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan daerah.
(Pendim 1425/Jeneponto)
