Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi para kepala sekolah penerima BOS Kinerja resmi ditutup oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, SE., MM, pada Sabtu (8/11/2025) di Gedung UPT SMP Negeri 7 Binamu.
Kegiatan yang berlangsung sejak 8 Agustus 2025 itu dilaksanakan di dua lokasi, yakni Gedung UPT SDN 8 Binamu dan Gedung UPT SMPN 7 Binamu, dengan diikuti oleh kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan penerima BOS Kinerja di 11 kecamatan se-Kabupaten Jeneponto.

Beberapa sekolah yang turut serta antara lain UPT SDN 4 Rumbia, UPT SDN 7 Rumbia, UPT SDN 17 Rumbia, UPT SDN 20 Rumbia, dan UPT SDN 25 Rumbia, serta sejumlah sekolah lainnya di bawah naungan Disdikbud Jeneponto.
Menurut Ismail, S.Pd, fasilitator kegiatan sekaligus pengawas sekolah dasar Kecamatan Rumbia, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan mutu kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola pembelajaran yang berkualitas di satuan pendidikan masing-masing.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan para kepala sekolah dapat mengimplemen tasikan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan mampu menularkannya kepada guru serta peserta didik di sekolahnya,” ujar Ismail.
Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Alamsyah, SE., MM., yang juga menjabat sebagai Camat Arungkeke, menegaskan pentingnya peran kepala sekolah sebagai motor penggerak peningkatan mutu pendidikan.
“Ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini jangan berhenti di sini. Saya harap seluruh peserta dapat membagikannya kepada guru-guru di sekolah masing-masing agar manfaatnya terasa langsung bagi siswa,” ucapnya.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Karaeng Jampu itu mengungkapkan bahwa pemerintah terus berupaya mendukung kemajuan dunia pendidikan melalui berbagai program dan bantuan, seperti pembangunan infrastruktur jalan menuju sekolah, pemberian makanan bergizi (MBG), seragam siswa, pembangunan gedung sekolah, serta penyediaan televisi di setiap ruang kelas mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 yang akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Semua ini dilakukan agar proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan lebih baik dan nyaman,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Alamsyah berpesan agar seluruh kepala sekolah dan guru menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Tugas kita bukan hanya di dunia pendidikan, tetapi juga amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah kelak,” tegasnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jeneponto.
(Penulis: M. Tawang)
