Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Di bawah terik matahari Dusun Bontojai, Desa Bontojai, Kecamatan Tamalatea, semangat tak pernah surut. Kodim 1425/Jeneponto membuktikan bahwa tanah yang digarap dengan tekad dan kebersamaan mampu melahirkan harapan, melalui Panen Raya Jagung di lahan ketahanan pangan seluas 2 hektar, Rabu, 1/4/2026.
Kegiatan ini tidak sekadar panen, melainkan simbol kerja keras, dedikasi, dan kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hadir langsung di tengah-tengah anggotanya dan warga, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa ikut merasakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari pengolahan hingga masa panen.
Hamparan jagung yang menguning menjadi saksi bahwa upaya bersama mampu mengubah lahan menjadi sumber kehidupan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan di sektor pertanian.
Dalam keterangannya, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa keberhasilan panen ini adalah buah dari kerja kolektif yang dilandasi semangat pantang menyerah.
Ia menyampaikan bahwa setiap jengkal lahan yang dimanfaatkan adalah bagian dari perjuangan membangun ketahanan pangan.
“Panen ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi wujud dari tekad dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan kemauan dan kerja keras, setiap lahan bisa menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa TNI akan terus hadir sebagai motor penggerak dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif di wilayah. Menurutnya, ketahanan pangan harus dibangun dari bawah, dimulai dari desa, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dandim juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengelola potensi yang ada di sekitarnya. Ia menekankan bahwa sektor pertanian memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan apabila dikelola dengan baik dan berkelanjutan.
“Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar. Kami berharap, apa yang dilakukan hari ini bisa menjadi inspirasi dan memicu semangat masyarakat untuk terus bergerak, membangun kemandirian pangan demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)
