Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui penguatan profesionalisme dan solidaritas antar guru. Sebagai organisasi profesi terbesar di Indonesia sejak berdiri pada 25 November 1945, PGRI tidak hanya berperan dalam peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga aktif mendorong kesejahteraan serta perlindungan hukum bagi para pendidik.
Memasuki tahun 2026, PGRI Provinsi Sulawesi Selatan tengah mempersiapkan agenda besar bertajuk Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah Guru (PORSENIJAR) tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Ajang ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk mengekspresikan bakat, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kompetensi non-akademik. Sebanyak 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah menyatakan kesiapan berpartisipasi, termasuk Kabupaten Jeneponto.
Hal ini ditandai dengan suksesnya pelaksanaan PORSENIJAR tingkat kabupaten sebagai ajang seleksi atlet dan seniman yang akan mewakili daerah di tingkat provinsi. Ketua PLT PGRI Kabupaten Jeneponto, Zaidil Amin Karaeng Rangka, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah memasuki tahap pemantapan latihan.
Sebanyak 160 atlet disiapkan untuk berlaga, didukung oleh sekitar 1.300 penggembira yang akan turut memeriah kan pembukaan kegiatan di Sidrap.
Selain pembinaan atlet, PGRI Jeneponto juga melakukan persiapan administratif dan logistik, termasuk pengadaan pakaian kontingen dan atribut atlet. Program ini ditawarkan kepada seluruh anggota PGRI se-Kabupaten Jeneponto dan mendapat respons positif dari kepala sekolah serta guru.
“Pemesanan pakaian kontingen dilakukan secara sukarela, tanpa unsur paksaan. Bahkan diberikan kemudahan pembayaran dengan sistem cicilan hingga Juni 2026,” tegas Zaidil.
Ia juga menepis isu yang beredar terkait adanya tekanan dalam pengadaan atribut tersebut. Menurutnya, seluruh proses telah melalui mekanisme rapat kerja daerah yang melibatkan pengurus kabupaten, kecamatan, hingga cabang khusus SMA/SMK, dengan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan kebersamaan.
Pengadaan pakaian kontingen sendiri disebut sebagai agenda rutin tahunan yang selalu mendapat dukungan luas dari para pendidik, mulai dari jenjang SD hingga pendidikan menengah.
Lebih jauh, Zaidil berharap seluruh rangkaian persiapan ini mampu membawa nama baik PGRI Jeneponto di tingkat provinsi, sekaligus mengharum kan daerah melalui prestasi para guru.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PORSENIJAR, agar kegiatan ini benar-benar menjadi ruang positif bagi guru dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga dan seni.
“PORSENIJAR bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat kompetensi dan kebersamaan guru sebagai pilar utama pendidikan bangsa,” tutupnya.
Pewarta: Ahmad Yani AMN
Editor : Faisal Muang
