JENEPONTO, Aliefmedia.co.id – Kondisi keterbatasan sarana prasarana masih menjadi persoalan serius di UPT SDN 3 Tarowang. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Sekolah, Hj. Sitti Syamsidar, S.Pd.I saat ditemui Pimpred Aliefmedia, Abd. Rahman Syam di ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).

Ia menyampaikan bahwa saat ini sekolah yang dipimpinnya sangat membutuhkan tambahan ruang kelas belajar (RKB) untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih maksimal.

“Jumlah murid kami saat ini sudah mencapai lebih dari 200 orang. Selama dua tahun terakhir, kami terpaksa menerapkan sistem rombongan belajar (rombel) karena keterbatasan ruang kelas yang tidak lagi mampu menampung seluruh murid,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat proses pembelajaran kurang efektif karena harus dilakukan secara bergantian. Ia berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Jeneponto, untuk segera merealisasikan pembangunan ruang kelas baru.

Hj. Sitti Syamsidar juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan proposal permohonan penambahan ruang kelas sejak tahun lalu. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut dari pemerintah daerah.

“Kami sudah mengirim proposal sejak tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan. Padahal kebutuhan ini sangat mendesak,” jelasnya.

Selain kekurangan ruang kelas, UPT SDN 3 Tarowang juga belum memiliki ruang kantor yang layak. Aktivitas administrasi sekolah saat ini masih memanfaatkan ruang belajar, UKS, dan perpustakaan secara bersamaan.

“Kami bahkan belum memiliki kantor sendiri. Untuk sementara, kami menggunakan ruang belajar, UKS, dan perpustakaan dalam satu tempat. Ini tentu sangat tidak ideal,” tambahnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa dari segi tenaga pendidik, kondisi di sekolahnya sudah cukup memadai. Fokus utama yang saat ini sangat dibutuhkan adalah pembangunan gedung ruang belajar bagi murid.

“Saat ini tenaga pendidik sudah tidak menjadi kendala. Yang paling kami butuhkan adalah tambahan ruang kelas agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan maksimal,” tutupnya.

Dengan kondisi tersebut, pihak sekolah berharap adanya perhatian dan langkah konkret dari pemerintah demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Tarowang, Kabupaten Jeneponto.

(Redaksi AMN)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *