Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, aktivitas di Pasar Tradisional Gantinga, Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, tampak meningkat signifikan, Rabu, 18/2/2026.

Lonjakan pengunjung yang berburu kebutuhan pokok dan bahan pangan membuat arus lalu lintas di sekitar pasar menjadi padat.

Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 01/Binamu Kodim 1425/Jeneponto, Sertu Abdul Rasyid, bersama Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi untuk melaksanakan pemantauan sekaligus mengatur arus lalu lintas.

Kehadiran aparat di tengah keramaian pasar bertujuan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman, tertib, dan lancar.

Di tengah hiruk pikuk pedagang dan pembeli, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas sigap mengurai kepadatan kendaraan roda dua maupun roda empat yang keluar masuk area pasar.

Selain mengatur lalu lintas, keduanya juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta waspada terhadap barang bawaan masing-masing.

Sertu Abdul Rasyid mengatakan bahwa peningkatan aktivitas pasar menjelang Ramadhan merupakan hal yang wajar, sehingga perlu diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan kemacetan maupun gangguan keamanan.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang berbelanja merasa aman dan nyaman. Momentum menjelang Ramadhan seperti ini memang biasanya terjadi peningkatan aktivitas, sehingga perlu pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan Polri di wilayah binaan akan terus diperkuat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sinergitas TNI-Polri di lapangan menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kami selalu berkoordinasi dan bergerak bersama demi memberikan rasa aman kepada warga,” tambahnya.

Lebih lanjut, Babinsa mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan.

“Kami juga mengimbau kepada para pedagang dan pembeli agar tetap tertib dalam memarkir kendaraan serta saling menghargai satu sama lain. Dengan kebersamaan dan kesadaran bersama, suasana Ramadhan akan terasa lebih khusyuk dan penuh keberkahan,” tutupnya.

(Pendim 1425/Jeneponto)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *