Kepri Batam – Saya, Wahyu Wahyudin, SE., MM., memandang perjalanan hidup dan pengabdian sebagai rangkaian ikhtiar yang tidak pernah terlepas dari tanggung jawab sosial dan kebangsaan.

Setiap peran yang saya jalani baik sebagai warga negara, sebagai representasi masyarakat di lembaga legislatif, maupun sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah. selalu saya niatkan untuk memberi manfaat yang seluas- luasnya, khususnya bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Riau dan Indonesia secara keseluruhan.

Dalam kapasitas saya sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, saya bersentuhan langsung dengan dinamika kebijakan publik yang berkaitan erat dengan perekonomian daerah, investasi, dan sektor-sektor strategis, termasuk pariwisata.

Kepulauan Riau, dengan letak geografisnya yang strategis dan kekayaan alam serta budayanya yang luar biasa, memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi unggulan nasional dan internasional. Potensi tersebut, bagaimanapun, memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Salah satu elemen penting dalam ekosistem pariwisata nasional adalah ASITA. Selama 55 tahun perjalanannya, ASITA telah menunjukkan peran yang konsisten dan signifikan dalam membangun industri pariwisata Indonesia.

Bagi saya, usia 55 tahun bukan sekadar angka, melainkan simbol kematangan organisasi, ketangguhan dalam menghadapi perubahan zaman, serta kemampuan beradaptasi terhadap tantangan global yang semakin kompleks.

ASITA telah menjadi pilar penting dalam memperkuat konektivitas pariwisata, meningkatkan kualitas layanan, dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di mata dunia. Sebagai bagian dari generasi yang menyaksikan langsung dinamika pembangunan pariwisata nasional, saya menaruh apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi ASITA.

Di tengah tantangan global, disrupsi teknologi, dan perubahan pola perjalanan wisata, ASITA terus menunjukkan semangat inovasi dan daya saing. Peran tersebut sangat relevan bagi Kepulauan Riau yang memiliki karakter kepulauan, lintas budaya, dan kedekatan geografis dengan negara tetangga, sehingga membutuhkan tata kelola pariwisata yang profesional dan berkelanjutan.

Dalam perjalanan pengabdian saya, saya meyakini bahwa kemajuan pariwisata tidak dapat dilepaskan dari prinsip keberlanjutan. Pariwisata harus memberi manfaat ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat identitas budaya lokal.

Oleh karena itu, kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan organisasi profesi seperti ASITA menjadi kunci untuk memastikan bahwa pembangunan pariwisata berjalan seimbang dan berorientasi jangka panjang.

Momentum peringatan 55 tahun ASITA menjadi ruang refleksi sekaligus harapan. Saya berharap ASITA terus menjadi organisasi yang solid, adaptif, dan visioner, serta mampu menjawab tantangan industri pariwisata ke depan dengan inovasi dan kolaborasi.

Secara khusus, saya menaruh harapan besar agar ASITA di Kepulauan Riau semakin berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan pariwisata daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi saya pribadi, keterlibatan dan dukungan terhadap dunia pariwisata merupakan bagian dari komitmen kebangsaan. Pariwisata bukan hanya soal perjalanan dan hiburan, tetapi juga tentang diplomasi budaya, pertumbuhan ekonomi, dan citra Indonesia di mata dunia.

Setiap langkah kecil yang diambil untuk memperkuat sektor ini adalah investasi bagi masa depan bangsa. Sebagaimana sebuah bahtera yang berlayar menembus lautan, pembangunan pariwisata memerlukan arah yang jelas, nahkoda yang bijak, serta kerja sama seluruh awak.

Dengan semangat kebersamaan, saya percaya ASITA akan terus melaju, mengarungi tantangan zaman, dan berkontribusi nyata dalam membangun pariwisata nusantara yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Semoga perjalanan pengabdian ini senantiasa diberkahi, dan setiap upaya yang dilakukan menjadi bagian dari ikhtiar kolektif untuk Indonesia yang lebih baik, khususnya Kepulauan Riau yang kita cintai.(Redaksi)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *