Jeneponto, Aliefmedia.co.id – Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa mengikuti kegiatan Video Conference (Vidcon) nasional dalam rangka sinergi TNI dan Bulog guna mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan.
Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Primkop Kodim 1425/Jeneponto, Jl. Abdul Jalil Sikki, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis, 24/07/2025.
Usai mengikuti Vidcon, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) hasil kerja sama antara Bulog dan Kodim 1425/Jeneponto.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas pasokan di wilayah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasi Intel Kodim 1425/Jeneponto Lettu Arh Muhtar, Kepala Bidang dari Dinas Ketahanan Pangan Jeneponto, Kepala Gudang Bulog Jeneponto Irwan bersama staf, para Ibu Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 1425/Jeneponto, serta warga masyarakat sekitar yang antusias mengikuti kegiatan ini.
Kepala Gudang Bulog Jeneponto, Irwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah masyarakat.
“Kami berharap dengan sinergi ini, distribusi beras SPHP dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya di daerah yang membutuhkan,” ujar Irwan.
Sementara itu, Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini merupakan wujud dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Melalui kerja sama yang baik antara Bulog dan Kodim, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan demi membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kodim 1425/Jeneponto siap mendukung dan mengawal setiap kegiatan distribusi pangan ke masyarakat.
“Kami akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak dan mitra aktif dalam pembangunan ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.
(Pendim 1425/Jeneponto)
