Jeneponto,Aliefmedia.co.id,- Mahasiswa Institut Turatea Indonesia (INTI) memperingati hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium INTi Jeneponto,Ahad 01 Juni 2025.

Wartawan Aliefmedia.co.id  dalam laporannya menyebut bahwa saudara Rian Hidayat sebagai Ketua Panitia Peringatan Hari Pancasila  telah menyelenggarakan  kegiatan panggung ekspresi dengan lomba puisi.

Rian Hidayat dalam keterangan nya kepada wartawan media ini, bahwa  kami para mahasiswa dan mahasiswi INTI kabupaten Jeneponto pada hari ini, memperingati momen penting bagi bangsa Indonesia.

Yakni Hari Lahir Pancasila. Mari kita kenang dan hayati nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Semoga peringatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen kita terhadap Pancasila.

Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam peringatan ini. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.harap Rian.

Saya mewakili teman panitia , mengucapkan Selamat memperingati Hari Pancasila!”

teks puisi 

“Sajak Bulan Mei 1998” karya W.S Rendra:

Aku tulis sajak ini di bulan gelap raja-raja

Bangkai-bangkai tergeletak lengket di aspal jalan

Amarah merajalela tanpa alamat

Kelakuan muncul dari sampah kehidupan

Pikiran kusut membentur simpul-simpul sejarah

O, zaman edan!

O, malam kelam pikiran insan!

Koyak moyak sudah keteduhan tenda kepercayaan

Kitab undang-undang tergeletak di selokan

Kepastian hidup terhuyung-huyung dalam comberan

O, tatawarna fatamorgana kekuasaan!

O, sihir berkilauan dari mahkota raja-raja!

Dari sejak zaman Ibrahim dan Musa

Allah selalu mengingatkan

bahwa hukum harus lebih tinggi

dari ketinggian para politisi, raja-raja, dan tentara

O, kebingungan yang muncul dari kabut ketakutan!

O, rasa putus asa yang terbentur sangkur!

Berhentilah mencari Ratu Adil!

Ratu Adil itu tidak ada. Ratu Adil itu tipu daya!

Apa yang harus kita tegakkan bersama

adalah Hukum Adil

Hukum Adil adalah bintang pedoman di dalam prahara

Bau anyir darah yang kini memenuhi udara

menjadi saksi yang akan berkata:

Apabila pemerintah sudah menjarah Daulat Rakyat

apabila cukong-cukong sudah menjarah ekonomi bangsa

apabila aparat keamanan sudah menjarah keamanan

maka rakyat yang tertekan akan mencontoh penguasa

lalu menjadi penjarah di pasar dan jalan raya

Wahai, penguasa dunia yang fana!

Wahai, jiwa yang tertenung sihir tahta!

Apakah masih buta dan tuli di dalam hati?

Apakah masih akan menipu diri sendiri?

Apabila saran akal sehat kamu remehkan

berarti pintu untuk pikiran-pikiran kalap

yang akan muncul dari sudut-sudut gelap

telah kamu bukakan !

Cadar kabut duka cita menutup wajah Ibu Pertiwi

Airmata mengalir dari sajakku ini ¹.

Dan berhasil memenangkan lomba baca puisi antar mahasiswa INTI Jeneponto adalah sebagai berikut; Juara 1, direbut oleh saudari

Arini Aprilia Nurdin (bonto matene).

Juara 2 Abdi Rusdi (posko induk) dan

juara 3 Yelsa ( posko allu tarowang).

Selain itu ada juga juara harapan 1 rebut oleh Artika Bunga Inang dan Putri Rahayu (posko induk).

Turut hadir dalam kegiatan Mahasiswa tersebut , Wakil Rektor 1, Ali Syahban Amir S.pd, M.pd dan Biro administrasi keuangan Andi Ria Andriani, S.Pd, M.Pd.

Penulis. Wandhy Dg Nappu AMN

Editor.Redaksi AMN

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *