Aliefmedia.co.id, Gowa- Sedikitnya Dua titik aktivitas kegiatan penambangan pasir yang beroperasi di Kecamatan Bontonompo selatan Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan
Maraknya Aktivitas Tambang pasir khususnya di Kecamatan Bontonompo Selatan ini yang di duga kuat tidak memiliki Ijin atau ilegal Yakni di Desa Pabbundukang dan Desa Tindang, Hingga terkesan pihak pemerintah setempat tutup mata ataukah sengaja melakukan pembiaran …?. ?
Dari Penelusuran tim media ke lokasi penambangan pasir di Desa Tindang menemui pengelola yang mengaku bernama Ramli, kepada awak media mengatakan bahwa dua unit alat berat ( Eskavator) yang beraktivitas di lokasi adalah milik Bosnya biasa di panggil Pak SUNAR , adalah salah satu Anggota Polisi yang bertugas di Polsek Bontonompo.
” saya pengelola disini ” ucap Ramli Ke awak media saat di jumpai. ” terkait kegiatan nanti saya tanya bosku Pak Sunar ( Pemilik Dua unit Eskavator) tugas di Polsek Bontonompo itu “. ucapnya lagi menyampaikan mengakhiri pembicaraan.
Dari pantauan dan enelusuran tim media di Titik kedua Lokasi penambangan Pasir yang berlokasi di Desa Pabbundukang juga nampak aktivitas yang sama dengan dua alat berat yang sementara aktif di lokasi tambang serta ramai mobil dum truck lalu lalang mengangkut pasir hasil galian
” harga pasir di Tambang harga Rp 600 ribu satu truk ” ucap salah seorang di lokasi Tambang.
” yang punya tambang Dg Nombong, namun sementara dia tidak ada, yan ada itu anaknya ” tambahnya lagi menyampaikan .
Terpisah di Konfirmasi Kepala Desa Pabbundukang di kantornya terkait aktivitas tambang pasir di Desanya menyatakan bahwa kegiatan itu tidak ada yang Punya ijin (Tambang Ilegal) di sampaikan juga bahwa salah seorang warganya pengelola Tambang atas nama Dg Nombong tidak pernah ada kordinasi juga selama ini masyarakatnya tidak ada Yang pernah Komplen dan tidak pernah ada menyampaikan kepadanya terkait tambang pasir .
” Terkait yang begitu ( penambangan Pasir) tidak ada ijinnya ” . ucap kades ke Media ini
” masyarakat disitu juga tidak ada ji yang komplen, kecuali ada yang melapor ” . ucapnya lagi menyampaikan .
Sebelumnya keluhan dan keresahan warga sekitar tambang serta pengguna jalan ke media ini menyampaikan dampak dari kegiatan tambang di Desa Pabbundukang yang sudah bertahun-tahun mengakibatkan debu beterbangan hingga meresahkan warga
serta kuat menduga dari keseringan lalu lalang mobil Dum truck memuat pasir serta alat berat bisa mengakibatkan jalan lebih cepat rusak.
laporan : Faisal muang,
