MAMASA SULBAR, Aliefmedia.co.id – Pemerintah Desa Salubulo, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Berhasil menurun kan angka stunting. Tahun lalu ada 16 orang anak penderita stunting, dan tahun ini tercatat hanya 5 orang penderita stunting

Hal itu, tentu tidak lepas dari kolaborasi oleh Ketua pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Desa Salubulo, yang menggagas kebun gizi dikelola oleh pengurus PKK Desa Salubulo

Menurutnya bahwa Makanan bergizi tentu sangat perlu untuk kesehatan tubuh, dan sangat membantu untuk kebutuhan anak penderita stunting

Rintoris, saat ditemui awak media ini mengatakan, bahwa kebun gizi itu di inisiasi oleh PKK Desa Salubulo, kami pastinya mendukung program ini agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah dan bisa di gunakan untuk menanam sayuran

“Tanam sayuran agar masyarakat tidak lagi membeli ke penjual sayur, ” ujarnya,Sabtu, 11/1/2025

Tidak hanya penderita stunting yang berhasil kami turunkan secara signifi kan, tetapi juga penerima bantuan langsung tunai (BLT), tahun lalu penerima manfaat 49 orang, tahun ini hasil musyawarah desa (Musdes) tinggal 1 orang penerima manfaat itu pun karena gangguan mental.

“Mungkin karena hasil panen kakao di desa kami, sepanjang sejarah di desa kami baru kali ini menghasilkan 35 ton, yang diperkirakan harganya sekitar Rp 90 ribu perkilogram – 110 ribu perkilogram, Ujarnya

Kami juga sempat mengundang salah seorang perusahaan di Jawa , tujuannya adalah agar hasil panen kakao bisa berhasil, ia juga sempat disarankan untuk membeli alat pengukur PH tanah tujuannya agar kesuburan tanah dan kebutuhan pupuk bisa diketahui

“Alat pengukur PH tanah untuk mengeta hui kesuburan sehingga itu yang kami praktekkan di lahan masyarakat, Ujarnya

Ia juga telah menganggarkan bidang ketahanan 20 % untuk kebutuhan pupuk dan kapur, Pungkasnya

Penulis/Pewarta: Mukaddas Beta AMN

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *